Rabu, 17 Desember 2014

Tugas Etika Bisnis 3

Nama : Cindy Lasita Syahraini
Npm : 11211659
Kelas : 4EA25

Kasus Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Contoh Kasus :
Sebagai satu-satunya Pabrik Peleburan aluminium di Indonesiayang telah dioperasikan selama 3 dekade ini, tepat sekali jika secara sosial PT. INALUM mempertimbangkan untuk berperan serta untuk meningkatkankesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar Perusahaan, sebab Perusahaan menyadari bahwa kelancaran pembangunan dan keberhasilan operasi tidak dapat dipisahkan dari semua pemangku amanah. Keberhasilan Perusahaandan kemandirian masyarakat sekitar diharapkan dapat tercipta dan tumbuh bersama-sama. Disamping itu, kesejahteraan sosial dan perkembangan ekonomi regionalmerupakan fasilitas bagi Perusahaan untuk mencapai misi, visi dan nilai-nilainya.Oleh karena itu, sejak awal berdiri, kebijakan tanggung jawab sosial kepada pemangku amanah masih mendapat perhatian dan dukungan dari Perusahaan.Untuk memajukan olah raga di Sumatera Utara dan khususnya disekitar PT. Inalum, Perusahaan mengadakan kegiatan-kegiatan olah raga sepertiTurnamen Sepak Bola, Turnamen Bola Volley, dan lain sebagainya. PT Inalum juga aktif menjadi sponsor dalam kegiatan Arung Jeram di Sungai Asahan, Lomba mendayung di Danau Toba, Karate, dan lain sebagainya. Perusahaan juga berupaya untuk melestarikan budaya bangsa. Hal ini dilakukan melalui Festival budaya yang dilakukan setiap tahunnya. Perusahaan mengadakan Lomba Tari dan Pantun, dan pertunjukan budaya lainnya.
BIDANG AGAMA
Dalam bidang Agama, Perusahaan tidak hanya membantu memperbaiki mesjid dan gereja, namun juga fasilitas pendukung kedua rumah ibadah tersebut.Selain itu, Perusahaan juga melakukan kegiatan lain seperti safariRamadhan, bantuan Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Paskah, dan bentuk kegiatanlainnya.
 FASILITAS UMUM
Fasilitas umum yang telah dibangun PT Inalum yang paling nyata dan sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar adalah Access Road (Jalan Penghubung) yang telah dibangun oleh PT Inalum di kedua Pabrik,Pabrik Peleburan Aluminium dan PLTA.
Selain itu,Perusahaan juga membangun jalan-jalan alternatif dan jembatan yang menghubungkan beberapa wilayah yang terisolir. Akibatnya, pertumbuhanekonomi di sekitar PT Inalum berkembang dengan pesat. Banyak sekali bermunculan Perusahaan-perusahaan lain dan usaha-usaha kerakyatan di sekitar Perusahaan.Perusahaan juga membangun sarana umum lainnya seperti sumur bor, jalan lingkar, Posyandu, Balai Umum, dan lain sebagainya.
BANTUAN SOSIAL LAINNYA
Selain bantuan-bantuan tersebut di atas, Perusahaan juga melakukan bentuk-bentuk kegiatan lainnya seperti dalam bidang Kepemudaan dan Organisasi Masyarakat, bantuan bencana alam, bantuan kegiatan, dan lain sebagainya hingga bantuan pasokan listrik ke Sistem Pembangkit Tenaga Listrik Sumatera Utara dengan sistem SWAP, pada saat terjadinya krisis listrik di Sumatera Utara. Semuaitu dilaksanakan oleh PT Inalum sebagai bentuk dan wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitarnya.


Analisa kasus :
Selain bentuk kepedulian dibidang pendidikan PT.INALUM juga peduli terhadap keadaan masyarakat sekitar, perusahaan ini juga memberikan beberapa bentuk kepedulian kepada masyarakat berupa rumah ibadah, fasilitas umum, dan bantuan sosial lainnya. Dari bentuk sosial yang diberikan oleh PT INALUM ini kepada masyarakat tentu akan dinilai masyarakat merupakan perusahaan yang sangat peduli terhadap lingkungan sekitar tentu dari penilaian tersebut perusahaan initelah mematuhi etika dari berbisnis yaitu dengan memberlakukan saling menguntungkan (mutualisme) antara perusahaan tersebut dengan masyarakat.

Sumber:
 http://www.academia.edu/4044365/Contoh_kasus_tanggung_jawab_perusahaan


Tulisan Etika Bisnis 1

Pengertian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


  Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan“, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

Sumber: