Sabtu, 12 November 2011

TULISAN 2

NAMA         : Cindy Lasita Syahraini
NPM            : 11211659
KELAS        : 1EA19
MATKUL    : Ilmu Budaya Dasar


INDAHNYA BATIK INDONESIA


Salah satu dari banyaknya ragam kekayaan Indonesia yang bisa menarik minat dari para wisatawan adalah batik. Saat ini batik sudah menjadi milik Indonesia dan mancanegara pun tau bahwa batik merupakan hasil kerajinan atau keunikan yang dimiliki oleh Indonesia. Karena batik sudah ditetapkan oleh UNESCO sejak 2 oktober 2009 menjadi milik Indonesia sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi. Sebelum ditetapkan oleh UNESCO batik merupakan milik Indonesia, Malaysia sempat mengakui batik merupakan milik Negara mereka. Maka dari itu warga Indonesia sempat geram oleh kelakuan Malaysia yang mengakui batik merupakan milik mereka. Maka dari itu Indonesia berusaha meminta pada UNESCO untuk menetapkan batik sebagai milik Indonesia, karena memang batik adalah hasil kerajinan tangan masyarakat Indonesia. Dan permintaan itu pun dikabulkan oleh UNESCO pada tanggal 2 oktober 2009. Sejak saat itu mancanegara tau bahwa batik merupakan milik Indonesia.
Batik merupakan salah satu dari cara pembuatan pakaian. Dan pengertian dari batik adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik pewarnaan kain dan termasuk juga penggunaan motif-motif tertentu yang memilki kekhasan dari Indonesia ( sumber: Wikipedia). Teknik pewarnaan kain adalah teknik  yang menggunakan lilin khusus yang digunakan untuk membuat batik disebut malam (wax-resist dyeing) untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Pada awal mulanya batik berasal dari daerah Jawa.
Batik merupakan warisan dari nenek moyang Indonesia yang berasal dari Jawa yang sampai saat ini ada dan dipakai oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Yang pertama kali memperkenalkan batik pada dunia adalah Presiden Soeharto, beliau memakai batik saat menghadiri konferensi PBB. Dulunya perempuan-perempuan di Jawa menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian mereka, maka dari itu zaman dulu membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukanya Batik Cap yang memungkinkan masuknya sentuhan laki-laki pada keterampilan membatik ini. Tetapi ada beberapa pengcualian yaitu batik pesisir yang punya sentuhan maskulin seperti yang bisa dilihat mega mendung dimana dibeberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum laki-laki. Pada zaman dulu tradisi membatik merupakan tradisi turun menurun maka kadang kala suatu motif batik batik dapat dikenali karena berasal dari batik keluarga tertentu, bahkan beberapa motif batik menunjukan status seseorang dalam masyarakat. Saat ini yang kita ketauhi adalah beberapa motif batik tradisional yang hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta. Salah satu motif batik yang digunakan oleh bangsawan adalah batik motif parang.
 (sumber: Wikipedia)
Pada gambar di atas dilihat pahlawan wanita R.A Kartini dan suaminya menggunakan rok batik. Batik motif parang yang dipakai oleh Kartini adalah pola atau motif yang digunakan oleh para bangsawan.
Beragam corak dan warna pada batik dipengaruhi oleh berbagai macam pengaruh asing. Pada awalnya batik hanya memilki ragam corak dan warna yang sangat terbatas dan pada beberapa corak atau motif yang hanya boleh dipakai kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh dari luar, seperti para pedagang asing dan para penjajah. Warna-warna cerah seprti merah yang dipopulerkan oleh Tionghoa yang juga mempopulerkan corak phoenix.  Dulunya bangsa Eropa juga menaruh minat pada batik Indonesia, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal seperti bunga tulip, dan juga benda-benda yang dibawa penjajah seperti gedung atau kereta kuda, termasuk juga warna kesukaan mereka yaitu warna biru. Tetapi batik tradisional tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat karena masing-masing corak memiliki perlambangan yang berbeda satu sama lainnya.
(Sumber: wikipedia)batik Cirebon bermotif mahluk laut
                Cara pembuata dari batik adalah batik dibuat diatas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. kain mori adalah kain tenun berwarna putih yang terbuat dari kapas dan biasanya dipakai sebagai bahan untuk membuat kain batik. (sumber: wikipedia). Ada dua jenis kain mori yaitu yang telah mengalami proses pemutihan dan kain mori yang belum diputihkan, Kain yang belum diputihkan disebut juga kain belacu. Pada saat ini batik dibuat dengan bahan lain yaitu sutera, polyester, rayon da bahan sintetis laninnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Lalu kain yang sudah dilukis dengan lilin kemudian dicelupkan dengan warna yang diinginkan. Setelah beberapa kali proses pewarnaan kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.
Jenis batik menurut tekniknya adalah
·         Batik tulis adalah kain yang dihias dengan tekstur dan corak pada batik menggunakan tangan langsung. Pembuatan batik ini jenis ini memakan waktu selama 2 sampai 3 bulan.
·         Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap (yang biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu selama 2 sampai 3 hari
·         Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih.
Batik  bersal dari berbagai daerah di Indonesia. Yaitu :
§  Batik Bali
§  Batik Banyumas
§  Batik Madura
§  Batik Malang
§  Batik Pekalongan
§  Batik Solo
§  Batik Tasik
§  Batik Aceh
§  Batik Cirebon
§  Batik Jombang
§  Batik Banten
§  Batik Tulungagung
§  Batik Kediri
§  Batik Kudus
§  Batik Jepara
Batik dapat menarik minat para wisatwan karena batik memiliki motif ataupun corak yang beragam dari berbagai daerah  berbeda-beda, hal itulah yang membuat daya tarik yang besar pada batik. Maka dari itu batik dapat menarik minat para wisatawan yang datang ke Indonesia karena rasa penasaran mereka yang ingin melihat pembuatan batik secra langsung. Hal ini juga dapat meningkatkan perekonomian Negara. Karena banyaknya wisatawan yang datang langsung ke Indonesia untuk membeli dan melihat lagsung pembuatan batik tapi ada juga yang membeli dengan cara mengeksport. Hal ini dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia sekaligus meningkatkan perekonomian pengrajin batik itu sendiri. 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar