Tulisan Softskill
Stress
Seperti yang kita ketauhi
bahwa setiap orang pasti pernah merasakan dan mengalami yang namanya stress. Jika
dalam hidup ii kita sama sekali tidak pernahmerasakan stress mungkin hidup kita
akanterasa sangat boring. Karena dengan adanya stress kita bisa mengetahui
bagaimana sebenarnya sifat dan pribadi kita sendiri. Mengapa kita bisa
mengetahui pribadi sendiri? Karena dalam menyikapi stress itu sebenarnya hanya ada
dua pilihan. Pilihan yang pertama adalah kita menyerah dan mengikuti saja
perasaan stress itu tanpa berusaha untuk menyelesaikannya, sedangkan
pilihanyang kedua kita bisa berusaha untuk menyelesaikan masalah yang
mengakibatkan stress tersebut.
Sebenarnya stress itu adalah
suatu kondisi dimana saat seseorang dihadapkan kepada suatu peluang atau suatu
masalah.
Stress itu bisa berdampak
posiif ataupun negatif tergantung pada masing-masing orang untuk menyikapi
stress tersebut. Jika kita merasa stress itu berdampak negatif maka apapun yang
kita kerjakan atau yang kita pikirkan akan menjadi negatif pula karena jika
kita tidak dapat menyikapi stress dengan baik maka pola pikir kita pun akan
tertanggu dan apabila kita bisa menyikapi stress tersebut dengan baik maka pola
pikir kita pun tidak akan terpengaruh dengan stress tersebut. Setiap orang
pasti memiliki penyebab stress yang berbeda-beda tetapi dari semua itu faktor
yang paling mempengaruhi hanya 3.
Penyebab-penyebab stress:
·
Faktor Lingkungan
·
Faktor organisasi
·
Faktor pribadi
Akibat dari stress itu bisa
bermacam-macam. Stress bisa menyebabkan tekanan darah yang tinggi pada
seseorang , sangat sulit untuk membuat keputusan, selalu merasa kurang ercaya
diri,dll.
Akibat dari stress bisa
dikelompokkan menjadi 3 katagori umum yaitu:
1.
Fisiologis
Pengaruh gejala stress
biasanya berupa gejala fisiologis. Terdapat riset yang menyimpulkan bahwa
stress dapat menciptakan perubahan dalam metabolisme, dapat meningkatkan detak
jantung dan tarikan napas yang dapat memicu serangan jantung.
2.
Psikologis
Ketidakpuasan adalah efek dari
psikologis sederhana tetep paling nyata dari stress. Dampak lain dari efek
psikologis adalah kecemasan, kejengkelan, kejenuhan
3.
Perilaku
Gejala stres yang berkaitan
dengan perilaku meliputi perubahan dalam tingkat produktivitas, kemangkiran,
dan perputaran karyawan, selain juga perubahan dalam kebiasaan makan, pola
merokok, konsumsi alkohol, bicara yang gagap, serta kegelisahan dan
ketidakteraturan waktu tidur. da banyak riset yang menyelidiki hubungan
stres-kinerja. Pola yang paling banyak dipelajari dalam literatur stres-kinerja
adalah hubungan U-terbalik. Logika yang mendasarinya adalah bahwa tingkat stres
rendah sampai menengah merangsang tubuh dan meningkatkan kemampuannya untuk
bereaksi. Pola U-terbalik ini menggambarkan reaksi terhadap stres dari waktu ke
waktu dan terhadap perubahan dalam intensitas stres.
Cara untuk mengatasi stress:
·
Menjaga pola makan
·
Istirahat yang cukup
·
Selalu berpikiran positif
·
Mencoba untuklebih percaya diri
·
Mecari hiburan untuk diri kita sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar